Langsung ke konten utama

Meneladani Sikap dan Karakter Yesus Kristus Agama Katolik Kelas 7


A. Yesus Sang Pendoa

  • Berdoa adalah suatu berkomunikasi jujur kepada Allah. Mengangkat hati, mengarahkan hati kepada Tuhan, menyatakan diri sebagai anak Allah, mengakui Allah sebagai Bapa
  • Alasan seseorang berdoa: hidup menjadi tenang, relasi dengan Tuhan dan sesama semakin baik, memperoleh rahmat, terhindar dari godaan yang membuat dosa
  • Manfaat: Membuat iman semakin kuat, memberi kekuatan saat mengalami penderitaan dalam hidup, memberikan penyembuhan
  • Isi Doa: Pujian (mengungkap kekaguman atas kemuliaan dan kebaikan Tuhan), Syukur (Ungkapan atas berkat yang telah diberikan Tuhan), Permohonan (pertama memohon pengampunan dan belas kasih Allah)
  • Ayat: Matius 6:5-15 Belajar dari Yesus Kristus sang Pendoa
  • Inti ayat: Doa Bapa Kami, jangan berdoa bertele-tele, jangan mencari perhatian dalam berdoa

B. Yesus Berbelas Kasih

  • Ayat: Lukas 5: 17-26 Orang Lumpuh yang Disembuhkan
  • Ayat: Lukas 7:11-17 Yesus membangkitkan anak seorang janda
  • Kata belarasa (compassion) untuk menggantikan kata agape (kasih dan cinta)
  • Belarasa adalah ikut menderita atau merasakan perasaan orang lain
  • Contoh tindakan Yesus berbelas kasih: Menyelamatkan wanita yang berzina, menyembuhkan orang sakit, menyembuhkan orang buta, menyembuhkan orang kerasukan setan
  • Contoh hal yang bisa kita lakukan untuk meneladani Yesus: menjenguk teman yang sakit, mendoakan teman yang kesusahan, membantu orang yang menderita

C. Yesus Sang Pengampun

  • Faktor yang menyebabkan orang sulit memaafkan orang lain: keinginan mempertahankan harga diri, gengsi, sikap egois dan menang sendiri
  • Akibat tidak memaafkan orang lain: menumbuhkan rasa dendam, orang yang bersalah menanggung rasa bersalah berkepanjangan, tumbuhnya permusuhan kebencian
  • Manfaat saling memaafkan: hati menjadi tenang, jauh dari permusuhan, hubungan sesama dan Tuhan tetap harmonis, mengalami sukacita dalam hidup
  • Ayat: Matius 18: 21-35 Yesus mengajarkan memaafkan orang lain dan hutang sepuluh ribu talenta
  • Yesus meminta Petrus mengampuni 77 kali artinya pengampunan itu tanpa batas , di kesempatan lain Yesus mengampuni wanita yang berzina dan memberinya kesempatan untuk bertobat
  • Tahap Pemberian Maaf: 1. Sakit Hati, 2. Membenci, 3. Menyembuhkan, 4. Berjalan Bersama

D. Yesus Pejuang Kesetaraan Gender

  • Contoh: Yesus menyembuhkan orang kusta, Yesus menyembuhkan orang buta, Yesus mengusir jin/setan dalam tubuh manusia, Yesus dan perempuan yang berzina, Yesus disalibkan
  • Ciri orang peduli: Peka terhadap keadaan sesama disekitarnya, mudah dan ringan tangan untuk membantu sesama yang menderita, tidak egois, mudah menolong orang yang membutuhkan bantuan, tidak malu untuk membantu sesama yang menderita
  • Ciri orang tidak peduli: egoisme yang begitu kuat, masa bodoh, tidak memiliki hati nurani baik, tidak memikirkan sesama, lebih memikirkan kepentingan sendiri
  • Ayat: Lukas 6: 6-11 Yesus menyembuhkan orang sakit pada hari sabat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membangun Rasa Percaya Diri Bimbingan Konseling Kelas 7

A. Apersepsi Menurut Thursan hakim dalam buku mengatasi rasa tidak percaya diri Percaya diri adalah kondisi orang yang memberi keyakinan untuk melakukan suatu tindakan Orang tidak percaya diri sering kurang percaya pada kemampuannya dan menutup diri B. Ciri Orang Percaya Diri Berani tampil beda Berani menerima tantangan Asertif Mandiri Reaksi positif ini misalnya dengan tetap tegar, sabar, dan tabah dalam menghadapi permasalahan hidup C. Manfaat Percaya Diri Menjadi pribadi tahan banting, tidak mudah terpengaruh orang lain Mampu mengatasi keadaan dengan baik Mengetahui kemampuan diri sendiri Memandang semua hal optimis Kualitas kepribadian akan meningkat Mampu mengontrol emosi dengan baik Hidup akan lebih sistematis D. Membangun Rasa Percaya Diri Sadar bahwa kita adalah ciptaan Tuhan yang dikaruniai hak dasar yang sama Menemukan keunggulan diri dan mengembangkannya sungguh sungguh Menimba ilmu dan mengumpulkan pengetahuan umum sebanyak yang mampu dilakukan Berpikir realistis bahwa ...

Kemampuan dan Keterbatasanku Agama Katolik Kelas 7

A. Pengertian Mat 25 14-30 Tuhan memberikan kepada setiap orang talenta (kemampuan) sebagai karunia secara berbeda-beda Tuhan memanggil kita agar mengembangkan talenta semaksimal mungkin  Karena kemampuan setiap orang berbeda-beda Tuhan menghendaki agar kita berkerja sama dan saling melengkapi satu sama lain B. Cara Mengembangkan Kemampuan atau Talenta 1 Melatih diri terus menerus tanpa takur salah atau gagal 2 Masuk dalam kelompok atau organisasi bersama orang-orang yang mempunyai bakat dan minat yang sama, sehingga bisa saling mengembangkan  3 Belajar dan mau bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman 4 Mengikuti kompetisi untuk menguji kemampuan kita C. Macam Macam Keterbatasan Manusia 1 Keterbatasan Fisik (Cacat, Buta, Tuli, dll) 2 Keterbatasan kemampuan intelektual (Berpikir lambat, sulit menganalisa suatu masalah, dlll) 3 Keterbatasan psikologis (Pemalu, bersikap tertutup, ingin menang sendiri, dll) 4 Keterbatasan Ekonomi (Tidak memiliki dana atau biaya hidup) 5 Kete...

Penggunaan Tanda Baca Bahasa Indonesia Kelas 7

   Jenis Tanda Baca A. Tanda Titik ( .) Dipakai di akhir kalimat Dipaikan untuk memisahkan angka jam, menit, detik  B. Tanda Koma (, ) Dipakai sebelum kata penghubung (sebelum, tetapi,) Dipakai di belakang kata penghubung (oleh karena itu,) Dipakai sesudah kata seru  C. Tanda Titik Dua ( : )   Dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap Dipakai dalam naskah drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dan percakapan  D. Tanda Hubung  (-) Menandai bagian kata yang terpenggal oleh pergantian baris Menyambung unsur kata ulang Menyambung tanggal, bulan, tahun yang dinyatakan dengan angka Merangkai :  Se- (Se-Indonesia) Ke (Ke-1) -an (200-an) S- (S-1) -Mu, -Ku (KTP-Mu) Kata Ganti Tuhan (Rahmat-mu) E. Tanda Tanya  ( ? ) Akhir kalimat tanya Menyatakan kalimat yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya F. Tanda Seru  (! ) Mengakhiri ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, emosi yan...