A. Teori Sarasin Bersaudara (Paul Sarasin & Fritz Sarasin)
- Penduduk Indonesia adalah ras berkulit gelap dan bertubuh kecil yang disebut Vedda
- Awalnya mendiami bagian Asia Tenggara tetapi menyebar ke wilayah timur dan mendiami bagian Timur Indonesia
B. Teori Afrika
- Nenek moyang Indonesia berasal dari bangsa Afrika
- Tahun 55.000 SM manusia bermigrasi ke Asia Tengah dan Asia Timur
- Tahun 45.000 SM manusia menyebar dari Rusia ke Eropa
- Tahun 40.000 SM manusia sudah menyebar di berbagai daerah
- Banyak ahli tidak setuju karena kurangnya bukti
C. Teori Yunan
- Nenek moyang Indonesia berasal dari Yunan yaitu wilayah Tiongkok bagian selatan
- Adanya kesamaan bahasa Melayu dengan bahasa Kamboja. kemungkinan penduduk Kamboja berasal dari dataran Yunan menyusuri Sungai Mekong
- Adanya kemiripan artefak Indonesia dengan peninggalan artefak Asia Tengah, kemungkinan adanya migrasi penduduk Yunan ke Nusantara
1. Teori Yunan: Kedatangan Orang Negrito
- Menurut ahli, mereka mediami Nusantara sejak 1000 SM
- Adanya temuan di Gua Cha, Kelantan, Malaysia
- Ciri: Kulit gelap, rambut keriting, mata bundar, hidung lebar, bibir penuh, badan pendek
2. Teori Yunan: Kedatangan Orang Proto Melayu
- Diperkirakan terjadi tahun 2500 SM dan dinamai Proto Melayu atau Melayu Tua
- Orang Proto Melayu lebih pintar daripada orang Negrito
- Ciri: Kulit kuning kecoklatan, rambut lurus/ikal, mata sipit, badan tinggi langsing, muka bulat, hidung sedang
- Jalur pertama: Menyebar ke Sulawesi dan Papua dengan membawa kebudayaan kapak lonjong, contoh keturunan: Toraja dan Papua
- Jalur kedua: Menyebar ke Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara dengan membawa kebudayaan kapak persegi, contoh keturunan: Nias, Batak, Sasak, Dayak
3. Teori Yunan: Kedatangan Deutro Melayu
- Tahun 1500 SM, kedatangan ras Melayu Austronesia dari Teluk Tonkin
- Ciri: Kulit sawo matang, rambut lurus, badan tinggi, mulut dan hidung sedang
- Keturunan: Jawa, Minang, Bugis
- Bukti: Alat yang ada di Indonesia sama dengan kebudayaan Dong Son: Nekara, Bejanan Perunggu, Arca Perunggu
D. Teori Nusantara
- Nenek moyang Indonesia tidak berasal dari luar, melainkan dari wilayah Nusantara sendiri
- Ada fosil manusia yang ditemukan di wilayah Nusantara
- Meganthopus Paleojavanicus, Ditemukan Von Koenigswald, Ciri: Tulang rahang kuat, tidak memiliki dagu, tubuh besar, tulang pipi menonjol, otot kuat, tinggi 2.5 m, volume otak lebih rendah dari manusia modern
- Pithecanthropus Erectus, Ditemukan Eugene Dubois, Ciri: Volume otak 750-1350cc, tinggi 165-180cm, tubuh tegap, gigi rahang besar, rahang kuat
- Pithecanthropus Mojokertensis, Ditemukan Von Koenigswald, merupakan fosil tertua di pulau Jawa
- Homo Soloensis, Ditemukan Ter Taar dan Oppenoort, Ciri: Volume otak 1000-1200cc, tinggi badan 130-210cm, otak di tengkuk mengalami penyusutan, bentuk muka tidak menonjol, menyerupai manusia saat ini
- Homo Wajakensis, Ditemukan Eugene Dubois, Ciri: Tinggi 173cm, perlekatan otot nyata, banyak kesamaan dengan tengkorak penduduk asli Australia
- Homo Floresiensis, Ditemukan Liang Bua, Hasil penelitian: fosil perempuan, tinggi 1M, berdiri tegak, berat 25 Kg, hidup 13.000 SM
Komentar
Posting Komentar