A. Pengertian
- Muncul pada 78 Masehi, disebut juga masa klasik
- Hindu = India, Budha = Cina
- Melalui perdagangan, dari Cina -> India -> Asia Tengah -> Eropa, disebut juga jalur sutera
- Contoh komoditas utama: Kain sutera Cina, rempa rempah di Eropa
B. Jalur Laut
- Jalur sutera mulai digantikan jalur laut karena jalan darat sering tertutup perang
- Untuk jalar sutera, kepulauan Indonesia seperti Selat Malaka menjadi pemberhentian bagi pedagang Cina dan India dan menyebabkan hubungan
C. Teori Masuknya Hindu-Budha di Indonesia
- Waisya: Oleh NJ Krom, Perkawinan dengan pribumi saat berdagang
- Ksatria: Oleh C.C. Berg. Mookerji dan J.L. Moen, Konflik perebutan kekuasaan yang menjadi kerajaan
- Arus Balik: Oleh F.D.K. Bosch, orang Indonesia belajar agama di negara lain dan menyebarkan ajaran di Indonesia
- Brahmana: Oleh Jc.Van Leur, Perutusan pembuka agama untuk menyebarkan agama
D. Pengaruh Hindu-Budha Terhadap Masyarakat di Indonesia
- Bidang Pemerintahan: Sebelum = dipimpin kepala suku, Sesudah = dipimpin raja yang diturunkan turun temurun
- Bidang Sosial: Sebelum = kedudukan sama dan hidup berkelompok, Sesudah = muncul sistem kasta
- Bidang Sosial: Sebelum = melakukan perdagangan antar pulau Indonesia, Sesudah = daerah Selat Malaka menjadi pusat perdagangan dan menjadi pusat kerajaan
- Bidang Agama: Sebelum = mengenal sistem animisme dan dinamisme, Sesudah = mengenal dewa sebagai Tuhan
- Bidang Kebudayaan: Seni Bangunan, seni rupa dan seni ukir, sastra dan aksara
E. Sistem Kasta
- Brahmana = Pemuka agama, Cendikiawan dan orang berilmu
- Ksatria = Pahlawan, Bertujuan melindungi 3 kasta lain yang ada
- Waisya = Pedagang, Memenuhi kebutuhan pokok kasta lain
- Sudra = Rakyat Jelata, Pekerjaan yang membutuhkan tenaga
- Terdapat kasta yang hanya ada di India yaitu kasta dalit atau paria, merupakan kasta terendah yang ada dan selalu dipandang rendah
F. Kerajaan Hindu-Budha di Indonesia
- Kutai: Muara Kaman, Kalimantan Timur, 400-500M atau Abad V, Hindu Siwa,
- Tarumanegara: Jawa Barat, Bogor, Jakarta, 400-700M atau Abad V-VII, Hindu aliran Wisnu
- Sriwijaya: Muara Takus, Palembang, Abad VII M, Budha
- Mataram Kuno: Jawa Tengah, Abad VIII M, Hindu & Budha
- Medang: Dekat Jombang tepi Sungai Brantas, Abad 9-10, Hindu Budha
- Kediri: Tepi sungai Brantas, Jawa Timur, 1041-1052 M, Hindu
- Singasari: Tumapel, Malang, Jawa Timur, 1222-1292M, Hindu & Budha
- Majapahit: Mojokerto, Tepi Sungai Brantas, Jawa Timur, 1293-1406M,Budha
G. Peninggalan
- Candi dan Stupa, tempat pemujaan dan makam raja
- Gapur, Yang beratap disebut Paduraksa, yang terbelah dua disebut bentar
- Petirtaan (Pemandian Suci),
- Patung/ Arca, Hindu: Berbentuk Dewa Dewi, Tokoh, Makhluk Mistik, Budha: Mewujudkan sang Budha Gautama dalam berbagai posisi
- Relief, Melukiskan suatu cerita, cerita ramayana yng dipahat di dinding Prambanan
- Prasasti, tulisan yang ditulis di benda keras seperti batu
- Kitab, Rangkaian puisi dalam sebuah baitu disebut kakawin
Komentar
Posting Komentar